Ia juga mulai meniti karier dalam bidang politik. Pada tahun 2020, ia mendirikan Partai Demokrasi Republik Indonesia Sejahtera.
Nama Kamaruddin mencuat setelah menangani kasus yang menjadi perhatian publik yaitu ketika menjadi pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Baca Juga:
Kabar Duka, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia
Adapun Brigadir Yosua merupaka korban dari pembunuhan berencana yang diotaki oleh eks Kadiv Propam Polri, Freddy Sambo, pada 8 Juli 2022 lalu.
Kasus kematian Brigadir Yosua yang sempat kabur ini akhirnya terungkap setelah Kamaruddin mendesak akan adanya autopsi ulang kepada jenazah korban.
Berawal dari langkah inilah, kasus tewasnya Brigadir Yosua terungkap setelah sebelumnya kematiannya disebut karena aksi saling tembak dengan ajudan Sambo lainnya yakni Bharada Richard Eliezer.
Baca Juga:
Kamaruddin Simanjuntak Siap Bongkar Kejanggalan Kasus Vina, Sindir Pihak yang Abaikan 3 Pelaku
Total ada empat orang yang divonis dalam kasus yang menyita perhatian publik hampir satu tahun ini.
Mereka adalah Ferdy Sambo; istrinya, Putri Candrawathi; ajudan Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal; dan asisten rumah tangga (ART) Sambo, Kuat Ma'ruf.
[Redaktur: Fernando]