Jika kayu terlalu banyak ditebang, dapat mengakibatkan rusaknya lingkungan dan merusak kehidupan habitat dan siklus kehidupan manusia dan hewan.
"Kita berharap pemerintah pusat segera dapat menetapkan kejadian ini sebagai bencana nasional," kata Albert.
Baca Juga:
Evakuasi Korban Kebakaran ke RSU Sidikalang, Aiptu Herbin Silaen Meninggal Dunia
Pasalnya, tambah Albert, karena menurut BMKG cuaca dan curah hujan ekstrim akan terus meningkat sampai akhir Desember yang meliputi Sumatera, Jawa dan Bali.
Artinya, pemerintah pusat hendaknya dapat sekalian membuat pencegahan terhadap akan terjadinya longsor dan banjir bandang atau banjir rob.
"Semoga dengan ditetapkan situasi bencana nasional, pemerintah pusat dan daerah dapat mencegah serta meminalisasi korban," tutup Albert.
Baca Juga:
Kebakaran di Sidikalang Dairi, Seorang Balita Meninggal Dunia
[Redaktur: Robert Panggabean]