KARING.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Kisah pilu menyelimuti seorang bocah berinisial AGP (7) yang ditemukan oleh masyarakat dengan kondisi memprihatinkan di Jalan Merdeka tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.
AGP ditemukan dengan kondisi penuh luka pada bagian wajah hingga kaki, sehingga kejadian tersebut viral di media sosial, dan menurut si bocah orang tua nya, masih di dalam penjara.
Baca Juga:
Evakuasi Korban Kebakaran ke RSU Sidikalang, Aiptu Herbin Silaen Meninggal Dunia
Petugas Unit PPA Sat Reskrim Polres Dairi yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak cepat menyelamatkan bocah pria tersebut bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi.
Namun proses tersebut sempat terkendala usai seorang wanita berinisial RS (52) melarang petugas untuk membawa AGP.
Setelah memperkenalkan diri, RS kemudian memberikan izin dan AGP akhirnya dibawa ke RSUD Sidikalang untuk mendapat pertolongan medis.
Baca Juga:
Kebakaran di Sidikalang Dairi, Seorang Balita Meninggal Dunia
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, saat ini kondisi AGP sedang dalam penanganan tim medis di RSUD, sembari dipantau selama proses penyembuhannya.
"Saat ini AGP sudah menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang, dan kondisinya sudah mulai stabil," ujarnya, Jumat (21/8/2026).
Berdasarkan hasil pendekatan secara intens, AGP menceritakan bahwa wanita RS tersebut merupakan 'Mak tua' (bibi) dari AGP, dan diduga kerap mendapat tindakan kekerasan fisik.